Bahasa Tagalog Dipengaruhi oleh bahasa Spanyol

[ad_1]

Orang Spanyol memerintah Filipina selama hampir 400 tahun sejak 1521 hingga 1898. Dan karena pemerintah kolonial Spanyol di Filipina, banyak kata-kata dari Spanyol dimasukkan ke dalam bahasa nasional mereka Tagalog.

Orang Filipina memberi tahu waktu dengan cara yang sama seperti yang dilakukan orang Filipina. Berkaitan dengan jumlah besar, mereka sering menggunakan angka-angka Spanyol. Dan ketika datang ke tanggal tahun seperti 20 November, mereka mengatakannya seperti yang dilakukan orang Spanyol.

Ucapan untuk "Bagaimana kabarmu?" di Tagalog adalah "Kamusta ka" yang menyerupai versi Spanyol "Como esta". Dua ratus kata yang sangat umum di Tagalog memiliki akar di Tagalog. Kata-kata yang biasa digunakan seperti yang saya inginkan (gusto), ganteng (gwapo), tapi (pero), untuk (para sa), sampah (kamar mandi basurd (banyo) sering digunakan oleh orang Filipina dan banyak dari mereka tidak menyadari akar mereka.

Peringatan untuk ini adalah bahwa orang Filipina lokal memiliki aksen dan ejaan mereka sendiri.

Tidak ada 'C' dalam bahasa Tagalog. Soft C digantikan dengan S, hard C's diganti dengan K, dan CH digantikan dengan TS. Misalnya, kata Spanyol untuk mobil adalah coche yang dieja sebagai kotse di Tagalog.

'L' ganda dalam bahasa Spanyol diganti dengan 'LY' dalam bahasa Tagalog. Misalnya, kata untuk rokok adalah cigarillo dalam bahasa Spanyol tetapi adalah sigarilyo di Tagalog.

Tagalog adalah bahasa kedua atau ketiga yang sangat sederhana bagi orang untuk dijemput. Tagalog juga telah mengambil beberapa kata bahasa Inggris juga jadi untuk setiap individu yang memiliki dukungan kuat baik dalam bahasa Inggris dan Spanyol, mereka disarankan untuk mencoba belajar Tagalog.

[ad_2]